\ : Letak astronomis suatu
negara adalah posisi letak yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur.
Letak Astronomis Indonesia : Terletak di 95º BT – 141º BB dan 6º LU – 11º LS. Indonesia dilewati oleh
garis equator (nol derajat lintang) yang menyebabkan Indoneisa beriklim
tropis.
Garis Bujur : Garis Bujur adalah garis maya yang ditarik dari kutub utara hingga
ke kutub selatan atau sebaliknya. Pada garis Bujur, tempat yang
dianggap sebagai nol derajat adalah garis dari kutub utara ke kutub selatan
yang tepat melintasi kota Greenwich di Inggris. Jadi, garis bujur yang berada
di sebelah barat Greenwich disebut Bujur Barat dan garis yang berada disebelah
timur disebut Bujur Timur. Jarak kedua garis bujur itu dari Greenwich hingga
pada batas 180º
(seratus delapan puluh derajat). Pada jarak itu, Bujur Barat dan Bujur Timur
kembali bertemu. Garis bujur inilah yang pada perkembangannya dijadikan sebagai
patokan dalam menentukan waktu di berbagai belahan dunia.
Garis
Lintang : Garis
lintang itu adalah garis maya yang melingkari bumi ditarik dari arah barat
hingga ke timur atau sebaliknya , sejajar dengan equator (garis khatulistiwa).
Garis lintang terus melingkari bumi, dari equator hingga ke bagian kutub utara
dan kutub selatan bumi. Menurut penamaannya, kelompok garis yang berada di
sebelah selatan equator disebut Lintang Selatan (S). Sedangkan kelompok garis
yang berada di sebelah utara equator disebut Lintang Utara (U).
Garis
Lintang menandakan perbedaan zona iklim di bumi. Daerah diantara garis
Khatulistiwa yang diapit oleh garis CANCER dan garis CAPRICORN (antara
23,27 o LU – 23,27 o LS) disebut
daerah tropis, karena di sanalah sepanjang waktu matahari bersinar pada siang
hari, di daerah ini hanya dikenal 2 musim yaitu musim panas dan penghujan.
Sementara daerah antara 23,27o LU dan 66,33oLU serta
antara 23,27oLS dan 66,33oLS disebut daerah sub-tropis,
di daerah ini dapat terjadi 4 musim yaitu musim panas, musim gugur, musim
dingin, dan musim semi. Sementara di daerah dekat Kutub utara dan selatan (90oLU
dan 90oLS) dapat terjadi masa dimana dalam satu hari tidak muncul
matahari, atau sebaliknya dalam satu hari matahari selalu bersinar (dikenal
dengan istilah matahari tengah malam).
Letak
Geografis :
Letak geografis adalah letak suatu
daerah atau wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi.
Letak
Geografis Indonesia : Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia,
serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah
Indonesia berada pada posisi silang, yang memengaruhi perekonomian Indonesia.
a.
Hubungan Letak Geografis Indonesia dengan Perubahan Musim
·
Peredaran Matahari Tahunan :
Gerakan
semu matahari dari garis khatulistiwa ke 23 ½ derajat LU lalu ke 23 ½ derajat
LS, lalu kembali ke garis khatulistiwa lagi. Hal ini disebabkan oleh revolusi
bumi.
·
Angin Muson :
Angin
yang bertiup setiap 6 bulan sekali dan selalu berganti arah yang terjadi karena
perbedaan tekanan udara. Angin Muson ada 2 :
1)
Angin Muson Barat :
Angin
yang bertiup pada periode Bulan Oktober - April . Angin ini bertiup saat
matahari berada di belahan bumi selatan, yang menyebabkan benua Australia musim
panas, sehingga bertekanan minimum dan benua Asia lebih dingin, sehingga
tekanannya maksimum. Pada periode ini, Indonesia akan mengalami musim hujan
akibat adanya massa uap air yang dibawa oleh angin ini, saat melalui lautan
luas.
2)
Angin Muson Timur :
Angin
yang bertiup pada periode Bulan April - Oktober. Angin ini bertiup saat
matahari berada di belahan bumi utara, sehingga menyebabkan benua Australia
musim dingin, sehingga bertekanan maksimum dan Benua asia lebih panas, sehingga
tekananya minimum. Pada periode ini, Indonesia akan mengalami musim kemarau
akibat angin tersebut melalui gurun pasir di bagian utara Australia yang kering
dan hanya melalui lautan sempit.
Keuntungan
letak geografis Indonesia :
1.
Letak Indonesia yang berada diantara 2 benua yaitu Asia dan Australia membuat
Indonesia bisa menjalin hubungan baik dengan negara – negara di kedua benua
itu. Posisi tersebut selain juga berada di antara dua samudra membuat Indonesia
berada di jalur lalu lintas internasional dan dapat menjadi tempat transit
jalur perdagangan dunia. Hal itu membuat Indonesia dapat membuat hubungan baik
dengan negara lain.
2.
Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia kaya akan
budaya, karena terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dll. Selain itu juga
akan timbul banyak bentukan alam seperti danau, gunung api, pantai, dll. Hal itu
dapat memajukan pariwisata Indonesia.
3.
Laut yang luas dan garis pantai yang panjang membuat Indonesia menyimpan hasil
laut seperti ikan, kerang, serta bahan tambang seperti minyak bumi. Hal itu
dapat menambah pendapatan negara.
4.
Letaknya yang berada dikawasan tropis membuat Indonesia kaya akan hasil hutan,
berbagai jenis tanaman, dan berbagai jenis hewan.
5.
Tanah Indonesia yang subur membuat Indonesia menghasilkan banyak hasil
pertanian.
Letak
Geologis Indonesia : Letak geologis adalah letak suatu wilayah dilihat dari jenis
batuan yang ada di permukaan bumi. Secara geologis wilayah Indonesia dilalui
oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah
barat dan Pegunungan Sirkum Pasifik di sebelah timur dan terletak di 3 daerah
dangkalan, yaitu Dangkalan Sunda, Dangkalan Sahul, dan Laut Pertengahan
Australia Asiatis. Adanya dua jalur pegunungan tersebut menyebabkan Indonesia
banyak memiliki gunung api yang aktif dan rawan terjadinya gempa bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar